Menu

Mode Gelap
Guru Punya Kesempatan Upgrade Pendidikan D4 atau S1, Kuota 150 Ribu DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Tebar 300 Bungkus Daging Kurban Sembelih 3 Ekor Sapi, DPD PAN Kota Bekasi Bagikan 300 Bungkus Daging Kurban untuk Kader dan Warga Wujud Kepedulian, Achmad Rivai Tebar Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga Sejumlah Nasabah Keluhkan ATM BJB Error, Uang Tak Keluar Saldo Tetap Terpotong Sederhana Tapi Berkesan, Pelepasan Siswa Kelas XII SMAN 6 Tambun Selatan Tetap Haru Tanpa Kemewahan

Bekasi Kota

Sebulan Lebih Jalan H.Tekel Jatiluhur Masih Terendam Banjir

badge-check


					Sebulan Lebih Jalan H.Tekel Jatiluhur Masih Terendam Banjir Perbesar

JATI ASIH – Jalan H.Tekel di RW 011, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, berubah menjadi kubangan setiap kali hujan turun. Genangan air setinggi 30 hingga 50 sentimeter selalu menutup badan jalan saat hujan turun, ketinggian air bahkan pernah disebut mencapai 80 sentimeter masuk ke rumah warga.

Kondisi ini telah berlangsung kurang lebih dari satu bulan tanpa penanganan yang terlihat di lapangan. Sudah banyak melaporkan oleh warga ke instansi terkait seperti kelurahan dan lainnya namun terkesan Omong Doang (Omdo).

Husain, warga RW 011, mengatakan genangan tidak lagi bisa dianggap persoalan musiman. Setiap hujan turun, akses keluar-masuk lingkungan terhambat.

Kendaraan kerap mogok, anak-anak kesulitan berangkat sekolah, dan aktivitas warga lumpuh. “Sudah lebih dari sebulan begini tidak ada perubahan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Warga menilai penyebab utama terletak pada saluran drainase yang sempit dan tidak berfungsi optimal. Air hujan yang seharusnya mengalir justru meluap ke jalan dan masuk ke permukiman.

“Kerja bakti rutin yang dilakukan warga hanya mampu mengurangi genangan sementara, tanpa menyentuh akar persoalan,” ungkapnya.

*. Tak Kunjung Dapat Perhatian Kekecewaan Semakin Terasa Bagi Warga Setempat

Kekecewaan semakin terasa karena janji penanganan dari pemerintah setempat belum juga terealisasi. Hingga kini, warga mengaku belum melihat langkah konkret seperti normalisasi saluran atau perbaikan infrastruktur drainase. “Kami hanya ingin solusi nyata, bukan janji,” kata Yana, warga lainnya.

Sorotan warga juga mengarah pada pemanfaatan pajak kendaraan bermotor yang mereka bayarkan setiap tahun. Mereka mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam mengembalikan pajak tersebut dalam bentuk layanan publik yang layak. “Kami taat bayar pajak, tapi jalan rusak dan banjir dibiarkan. Wajar kalau masyarakat bertanya-tanya,” ujar seorang warga.

Di tengah pesatnya pembangunan kawasan perumahan dan komersial di sekitar Jatiasih, warga berharap pemerintah tidak mengabaikan infrastruktur dasar di lingkungan permukiman lama. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai jadwal dan langkah konkret penanganan genangan di RW 11 Jatiluhur.

“Perumahan mewah boleh berkembang, tetapi kampung juga harus ikut diperhatikan,” kata seorang warga. Kepada awak media. (Yud/Gi)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Guru Punya Kesempatan Upgrade Pendidikan D4 atau S1, Kuota 150 Ribu

30 Mei 2026 - 14:02 WIB

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti.

DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Tebar 300 Bungkus Daging Kurban

28 Mei 2026 - 18:01 WIB

Anggota DKM Al Khairat DPRD Kota Bekasi saat melakukan kegiatan penyembelihan kurban

Sembelih 3 Ekor Sapi, DPD PAN Kota Bekasi Bagikan 300 Bungkus Daging Kurban untuk Kader dan Warga

28 Mei 2026 - 16:44 WIB

Ketua dan Sekretaris DPD saat kegiatan pemotongan kurban

Wujud Kepedulian, Achmad Rivai Tebar Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga

27 Mei 2026 - 17:16 WIB

Anggota DPRD Kota Bekasi Achmad Rivai saat kegiatan kurban

Sejumlah Nasabah Keluhkan ATM BJB Error, Uang Tak Keluar Saldo Tetap Terpotong

26 Mei 2026 - 17:34 WIB

Gerai ATM BJB DPRD Kota Bekasi
Trending di Bekasi Kota