Menu

Otomatis
Breaking News

Bekasi Kota

Abah Bodong 20 Tahun Hidup di Gubuk Tanpa KTP, Tamparan untuk Data Kemiskinan Bekasi

badge-check

Abah Bodong 20 Tahun Hidup di Gubuk Tanpa KTP, Tamparan untuk Data Kemiskinan Bekasi Perbesar

JATISAMPURNA – Seorang lansia bernama Abah Bodong hidup sebatang kara di gubuk reot dari kayu dan terpal di Jl. Pertamina B RT 03 RW 06, Kelurahan Jatiraden, Jatisampurna. Warga asli Kranggan ini sudah 18-20 tahun tinggal di lahan Pertamina, tapi diduga tak punya KTP.

Kisahnya viral usai Polsek Jatisampurna beri bansos pada 19 Agustus 2026 lalu. Sehari-hari ia hanya mengandalkan belas kasihan warga.

“Tak pernah dapat bansos pemerintah, karena tak punya data diri, tak ada yang bantu,” kata warga, Rabu (23/9/2026).

Sekretaris Kelurahan Jatiraden mengaku tak tahu nama aslinya. “Saat ditanya ke RT setempat nama mudanya Bodong aja.”

Ia berdalih Abah Bodong pernah dibujuk rekam KTP tapi menolak. “Akan kita coba jemput bola,” ujarnya. Camat Jatisampurna Nata Wirya juga sempat turun membujuk agar pindah ke rumah yang lebih layak.

Ironis di Tengah Data Mentereng Pemkot

Kasus Abah Bodong berbanding terbalik dengan data-data capaian Pemkot Bekasi:

Berdasarkan dokumen RPJMD Kota Bekasi, prevalensi stunting ditargetkan turun dari 9,05% (2025) menjadi 8,50% (2026). Bekasi bahkan mengklaim peringkat 3 nasional terbaik penanganan stunting di bawah 14%.

Soal kemiskinan, BPS Kota Bekasi mencatat Maret 2025 jumlah penduduk miskin 129,54 ribu orang atau 3,96% dari total 2,58 juta jiwa penduduk. Garis kemiskinan di angka Rp 864.601 per kapita/bulan. Indeks kedalaman kemiskinan 0,51 dan keparahan 0,08.

Dinas Sosial juga mengklaim optimalisasi perlindungan sosial lewat *BLT Rp 250.000 dan Bantuan Pangan Daerah (Bapangda)* dengan basis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) by-name by-address di tiap kelurahan.

Pertanyaannya simpel: Jika data sudah by-name by-address, bagaimana Abah Bodong yang 20 tahun hidup tanpa KTP di tengah permukiman bisa luput?

Satu warga tanpa identitas yang tak tersentuh bansos, menunjukkan DTKS belum benar-benar menyisir yang paling rentan. (¥ud)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kisah Surya Pemilah Sampah yang Jadi Kades di Bekasi, Dicibir “Semut Lawan Gajah” Menang 92 Suara

23 Sep 2026 - 08:31 WIB

Kisah Surya Pemilah Sampah yang Jadi Kades di Bekasi, Dicibir “Semut Lawan Gajah” Menang 92 Suara

Dilarang Bakar Sampah di Jatisampurna! Camat Ingatkan Sanksi 3 Bulan Penjara dan Denda Rp 50 Juta

23 Sep 2026 - 06:43 WIB

Dilarang Bakar Sampah di Jatisampurna! Camat Ingatkan Sanksi 3 Bulan Penjara dan Denda Rp 50 Juta

Adhika Dirgantara Minta Dishub Konsisten Tertibkan Parkir Liar

22 Sep 2026 - 15:13 WIB

Adhika Dirgantara Minta Dishub Konsisten Tertibkan Parkir Liar

Ahli Waris: Akhirnya Bertemu Pimpinan Tepat di BPN Bekasi

22 Sep 2026 - 12:34 WIB

Ahli Waris: Akhirnya Bertemu Pimpinan Tepat di BPN Bekasi

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri di Bekasi, Bawa 4 Koper Barang Bukti

22 Sep 2026 - 11:03 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri di Bekasi, Bawa 4 Koper Barang Bukti
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!