Menu

Mode Gelap
Guru Punya Kesempatan Upgrade Pendidikan D4 atau S1, Kuota 150 Ribu DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Tebar 300 Bungkus Daging Kurban Sembelih 3 Ekor Sapi, DPD PAN Kota Bekasi Bagikan 300 Bungkus Daging Kurban untuk Kader dan Warga Wujud Kepedulian, Achmad Rivai Tebar Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga Sejumlah Nasabah Keluhkan ATM BJB Error, Uang Tak Keluar Saldo Tetap Terpotong Sederhana Tapi Berkesan, Pelepasan Siswa Kelas XII SMAN 6 Tambun Selatan Tetap Haru Tanpa Kemewahan

Bekasi Kota

Jaring Aspirasi Warga Jatiwaringin, Faisal Golkar Soroti Kesejahteraan Anggota Linmas di Kota Bekasi

badge-check


					Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi Faisal saat menjaring aspirasi di Pondokgede. Perbesar

Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi Faisal saat menjaring aspirasi di Pondokgede.

PONDOKGEDE – Kesejahteraan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kota Bekasi kembali menjadi sorotan. Dalam Reses III yang digelar di Pendopo Kelurahan Jatiwaringin, Pondokgede, Senin (10/11/2025), Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar, Faisal, dibuat terkejut mendengar langsung keluhan para petugas Linmas yang menyampaikan kondisi kerja mereka yang memprihatinkan.

Faisal sengaja mengundang para petugas Linmas untuk berdialog terbuka. Hasilnya, ia mendapati fakta mengejutkan: ada petugas yang terpaksa bertugas tanpa pos jaga dan bahkan harus “ngumpet di bawah pohon” ketika berjaga. “Saya cuma ingin dengar keluhan mereka. Ternyata luar biasa. Ada yang bilang, ‘Saya jaga di kelurahan, nggak punya pos. Saya ngumpet di bawah pohon’,” ujar Faisal usai kegiatan.

Ia menyayangkan kondisi tersebut, terutama karena Linmas adalah garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, namun fasilitas dan kesejahteraan mereka justru jauh dari layak.

Menunjuk gedung kelurahan dan UPTD yang terlihat megah, Faisal menegaskan bahwa kondisi Linmas tidak semestinya terabaikan. “Ini gedung gede-gede. Mada Linmas nggak diperhatikan? Harusnya itu beban APBD,” kritiknya.

Faisal menyampaikan, banyak persoalan yang sebenarnya sudah diketahui oleh Kepala Dinas Satpol PP dan Linmas, mulai dari mobil operasional yang tak terawat hingga sarana kerja yang minim. Ia menegaskan bahwa persoalan ini harus dibahas secara serius. Dalam waktu dekat, ia akan bertemu Kepala Dinas untuk membedah Rencana Kerja (Renja) serta menyusun langkah konkret.

Selain fasilitas pos dan kendaraan, kebutuhan alat komunikasi seperti Handy Talky (HT) juga mencuat sebagai hal mendesak. Menurut Faisal, HT penting untuk membangun koordinasi saat patroli dan komunikasi cepat di lapangan. “HT itu penting. Untuk komunikasi cepat ketika patroli. Dan ini bukan anggaran besar,” tegasnya.

Keluhan terbanyak yang muncul adalah terkait kesejahteraan dasar. Para petugas Linmas mengaku hanya memiliki satu seragam yang digunakan setiap hari. “Bayangin, mereka cuma punya satu seragam untuk seminggu. Lima tahun belum tentu dapat lagi. Padahal dipakai setiap hari,” ujarnya prihatin. (war)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Tebar 300 Bungkus Daging Kurban

28 Mei 2026 - 18:01 WIB

Anggota DKM Al Khairat DPRD Kota Bekasi saat melakukan kegiatan penyembelihan kurban

Sembelih 3 Ekor Sapi, DPD PAN Kota Bekasi Bagikan 300 Bungkus Daging Kurban untuk Kader dan Warga

28 Mei 2026 - 16:44 WIB

Ketua dan Sekretaris DPD saat kegiatan pemotongan kurban

Wujud Kepedulian, Achmad Rivai Tebar Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga

27 Mei 2026 - 17:16 WIB

Anggota DPRD Kota Bekasi Achmad Rivai saat kegiatan kurban

Sejumlah Nasabah Keluhkan ATM BJB Error, Uang Tak Keluar Saldo Tetap Terpotong

26 Mei 2026 - 17:34 WIB

Gerai ATM BJB DPRD Kota Bekasi

Plh Wali Kota Tegaskan Sinergi Pembangunan Fly Over dan Aturan Ketat Pemotongan Kurban

25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe berbincang dengan jajaran pejabat Pemkot Bekasi usai apel pagi, Senin (25/5/2026).
Trending di Bekasi Kota